Sebelas Patriot
Penulis:
Andrea Hirata
Editor: Imam
Risdiyanto, Ditta Sekar Campaka
Penerbit:
Bentang Pustaka, Juni 2011
Tebal: 108
Hal
ISBN:
978-602-8811-52-1
I. TENTANG NOVEL
Cerita dalam novel ini menceritakan tentang masa
kecil Ikal yang tidak lain adalah Andrea Hirata sendiri. Pada masa itu di Pulau
Belitong kaya akan hasil tambang. Dibalik semua kekayaan Pulau Belitong Ikal
menaruh sikap curiga terhadap Ayahnya yang jarang sekali berbicara. Dan pada
suatu ketika Dia menemukan foto misterius di album foto Ibunya. Dalam foto itu
terdapat seseorang yang sedang memegang sebuah piala. Karena di hantui rasa
penasaran, Dia pun memutuskan mencari tahu siapa orang yang berada dalam foto
itu pada sahabat seangkatan Ayahnya, seorang Pemburu tua.
Setelah di ceritakan oleh Sang Pemburu tua, dia tahu
bahwa ayahnya adalah seorang pesepak bola berbakat bersama paman-pamanya. Namun
kejayaan tiga bersaudara itu tak berlangsung lama. Dikarenakan Val Holden
melakukan diskriminatif dan kekejaman penjajah kepada olahragawan lokal.
Dan pada suatu hari. Sebelas Patriot atau tim tiga bersaudara
itu melawan tim dari Belanda. Dan tim tiga bersaudara mau tidak mau harus
mengalah. Jika tidak, mereka akan di bawa ke tangsi dan hajar. Namun tiga
bersaudara itu tidak menghiraukan kata Belanda. Mereka menggempur habis-habisan
pertahanan Belanda. Dan akhirnya Si Bungsu, Ayahnya, berhasil mencetak gol. Dan
tidak ada tambahan gol lagi. Alhasil tim tiga bersaudara pun menang dan
mendapatkan piala itu.
![]() |
Ayahnya pada saat mendapatkan piala |
Belanda pun gerang dengan tiga bersaudara itu.
Akhirnya Pelatih Amin dan tiga saudara tersebut diangkut ke Tangsi. Dikurung
selama seminggu. Ayahnya pulang dengan tempurung kaki kiri hancur. Dan
dipastikan tidak bisa bermain sepak bola lagi. Padahal usianya masih tujuh
belas tahun.
Setelah itu semua kecurigaan terhadap ayahnya
terjawab sudah. Kenapa ayahnya jarang bicara? Kenapa jalannya sedikit aneh? Kemudian
dia betekad untuk meneruskan perjuangan ayahnya menjadi pemain PSSI.
Namun langkahnya untuk menjadi Pemain PSSI terhenti
pada saat menjalani seleksi di Palembang. Ikal tidak lolos. Padahal jika dia
lolos dalam seleksi itu, dia akan menjadi pemain Junior PSSI. Namun kecintaannya
terhadap PSSI tetap sama, atau semakin cinta, setelah mendengar ucapan ayahnya,
“Prestasi
tertinggi seseorang, medali emasnya, adalah jiwa besarnya”.
Setelah dewasa, dia berniat untuk membelikan kostum milik Luis Figo, pemain
favorit ayahnya. Dia pun pergi ke markas klub Real Madrid, Santiago Bernabeu,
Spanyol. Sejenak, harapan untuk mendapatkan kostum milik Luis Figo beserta
tanda tangan aslinya pun pupus, dikarenakan uang yang dia miliki kurang. Dia pun
bekerja serabutan, siang-malam seperti yang biasa backpaker lakukan. Setelah bekerja beberapa hari, akhirnya uang
untuk membeli kostum itu pun ia dapatkan. Dengan gembira dia pun berhasil
mendapatkan kostum tersebut. Dan dia juga mendapat kesempatan menonton
pertandingan Real Madrid vs Valencia langsung bersama Adriana, penjaga toko
resmi Real Madrid.
II. KARIER PENULIS
Sebelas Patriot adalah novel ketujuh Andrea Hirata yang berbaha Indonesia. Sebelumnya
Dia juga sudah mempunyai novel-nevel best seller. Sebut saja Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor,
Maryamah Karpov, Padang Bulan, dan Cinta
Dalam Gelas. Novel novel tersebut telah di terjemahkan ke dalam 24 bahasa asing.
Dan beberapa novel telah di filmkan. Seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan
baru-baru ini Edensor kabarnya telah di filmkan.
III. KELEBIHAN
Novel ini di kemas secara ringan dan kekentalan sastra yang mudah untuk di
pahami pesannya oleh para pembaca. Selain itu sampul bukunya juga terbilang
cukup menarik. Di dalam buku ini juga dilengkapi oleh CD musik Indonesia Aku
Datang. Dan lagu-lagu di dalamnya di tulis sendiri oleh Andrea Hirata.
IV. KEKURANGAN
Menurut saya sendiri. Novelnya terlalu tipis. *kau ini!*
V. PESAN BUKU
Di dalam novel Sebelas Patriot ini
memberi pesan atau amanat untuk mencintai sepak bola sendiri, meskipun jika
dibandingkan dengan sepak bola asing sepak bola dalam negeri masih jauh
tingkatannya. Di sarankan untuk pemuda Indonesia, pecinta sepak bola khusunya,
untuk memajukan Sepak bola Indonesia.
VI. QUOTE
~“Prestasi
tertinggi seseorang, medali emasnya, adalah jiwa besarnya.”
~”Begitu besar cinta, begitu singkat waktu, begitu besar kecewa, lalu tak
ada hal selain menunggu pertandingan berikutnya, lalu bergenbira lagi. Sepak bola
adalah satu-satunya cinta yang tak bersyarat di Dunia ini.”
~ “Jika ada hal lain yang sangat menakjubkan di dunia ini selain cinta
adalah sepakbola.”
Komentar
Posting Komentar