Senin, 02 Januari 2017

[Review Buku] Selestia dan Penjara Teka-Teki




Judul : Selestia dan Penjara Teka-Teki
Penulis: Yozar Firdaus Amrullah
Penerbit: Buah Hati
Tebal: 254 Halaman
ISBN: 978-602-7652-82-8
Rating Saya: 7/10

Sebenarnya, judulnya telah member sedikit bocoran mengenai apa yang ingin Yozar ceritakan dalam novel ini. Yakni, Selestia, perempuan yang cerdas, penyuka teka-teki dan selalu bersemangat dan baru saja menamatkan kelas VII. Ia berencana pergi berlibur ke luar negeri, namun berbagai masalah kecil yang menyangkut kedua orang tuanya, mengakibatkan terpaksa ia harus kecewa. Untuk sedikit menyenangkan Selestia, ibunya menyarankan dirinya untuk berlibur ke desa sementara kedua orang tuanya menyelesaikan urusan pekerjaan. Dan siapa yang menyangka, keputusan untuk berlibur ke desa akan membawanya menuju sesuatu yang mungkin tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Disitulah petualangan di mulai.

Pada bagian 1/5 novel ini kita akan diajak mengenal siapa saja tokoh yang nantinya terlibat dalam petualangan Seles, begitu nama panggilannya. Mulai dari Raka(sepupunya), teman-teman sepupunya yang tak lama kemudian menjadi temannya juga, mereka: Herman, Nori dan Mutun, dari petani, penjaja makanan hingga nenek misterius.

Perlu diketahui kalau novel ini berjenis fantasi dan teenlit, ya begitulah saya menyebutnya. Kita akan diajak menyusuri setiap keanehan yang muncul dan membuat kita bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. 

Kenapa teenlit? Entah disengaja atau tidak, itupun menurut saya, kalau novel ini ditulis untuk kaum remaja. Mulai dari tokoh, bahasa dan permasalahan semacam kerja sama, sikap egois dan rela berkorkan, semua tentang remaja. Meski begitu, semuanya pasti bisa menikmatinya, terutama penggemar kisah fantasi yang menginginkan bacaan ringan dan mudah untuk diikuti runtutan ceritanya.
 
Salah satu ilustrasi.
Salah satu nilai plus yang dimiliki novel ini adalah adanya ilustrasi di beberapa halaman yang membuatnya cukup menarik dan membantu kita untuk membayangkan para tokoh dan apa yang terjadi. 

Yang saya sayangkan adalah kurangnya eksploitasi mengenai makhluk-aneh-yang-menyerupai-manusia (saya tidak menyebutkan nama sebenarnya, takut menjadi spoiler dan mengurangi keasyikan ketika sampeyan membacanya sendiri, saya sebut seperti itu karena di sampul belakang sudah ada.) Seperti bagaimana kehidupannya? Bagaimana bisa ia menjadi seperti sekarang? Apa yang membuat mereka begitu setia pada pimpinannya yang pada dasarnya bukan berasal dari kaumnya? Dan lain-lain. Akan lebih baik kalau diceritakan lebih teliti sehingga semuanya terkesan logis. Itu saja.

Jadi, jika teman-teman menyukai teka-teki dan fantasi,  tidak ada salahnya untuk masuk ke dalam petualangan Selestia dan Penjara Teka-Teki. Ringan dan menghibur!